Pengrajin Anyaman Pandan di Bali

pengrajin anyaman pandan di bali

Selain di Kabupaten Kebumen, tepatnya di Desa Karanggayam, Penimbun, Pohkumbang, Grenggeng dan Wonorejo, di Bali juga terdapat desa pengrajin anyaman pandan, yaitu di Desa Tumbu Kecamatan Karangasem.

Pengrajin anyaman pandan di Bali, tepatnya di Desa Tumbu Kecamatan Karangasem sudah turun temurun membuat anyaman pandan. Mereka bisa membuat berbagai macam produk seperti tikar, tas dan topi.

Hampir sekitar 50% warga Desa Tumbu Kecamatan Karangasem adalah pengrajin anyaman pandan.

Ada tiga lokasi banjar di Desa Tumbu yang menjadi pusat pengrajin anyaman pandan, yaitu Banjar Tumbu Kaler yang memiliki jumlah penduduk sekitar 376 KK, Banjar Tumbu Kelod yang memiliki jumlah penduduk 314 KK, dan Banjat Kebon Tumbu yang memiliki jumlah penduduk 68 KK.

Para pengrajin anyaman pandan di Desa Tumbu Kecamatan Karangasem hanya melakukan proses pembuatan produk saja. Untuk proses penjualan selama ini mereka dibantu oleh pengepul yang lokasinya tidak jauh dari sana.

Produk-produk yang dibeli oleh pengepul dari pengrajin di Desa Tumbu, kemudian di jual lagi ke daerah Bona, Gianyar.

Disana produknya diolah lagi sehingga harganya bisa semakin tinggi.

Misal, tas anyaman pandan dari pengrajin harganya 25.000, tapi oleh pengepul bisa dijual sampai 500.000.

Ini yang menyebabkan kurang sejahteranya para pengrajin anyaman pandan.

Semua itu diakibatkan oleh kurangnya alat untuk proses finishing, sehingga hanya bisa menjual produk seadanya.

Ini masalah yang harus segera diselesaikan, agar kesejahteraan para pengrajin anyaman pandan lebih terjamin dan warisan budaya anyaman pandan ini tidak hilang karena kurangnya penghargaan terhadap para pengrajin.

.....

Referensi :
https://www.liputan6.com/pilkada/read/3387403/ide-i-wayan-koster-tata-kerajinan-pandan-di-bali
https://bali.tribunnews.com/2019/01/31/tas-daun-pandan-ramai-dipesan-dampak-pergub-pembatasan-plastik
Baca juga: Anyaman Khas Indragiri Hilir

No comments for "Pengrajin Anyaman Pandan di Bali"